Selasa, 27 November 2012

Kegiatan Belajar 1, Sumber Ekonomi Yang Langka Dan Kebutuhan Manusia Yang Tidak Terbatas, Modul II, Kelas X Semester I, BAB III


A. BARANG/ BENDA SEBAGAI ALAT PEMENUHAN KEBUTUHAN MANUSIA

Manusia memiliki kebutuhan yang beraneka ragam. Hal tersebut akan selalu berkembang seiring dengan perkembangan peradaban manusia itu sendiri.kebutuhan manusia pada zaman dulu dengan manusia sekarang.
 
Alat pemuas kebutuhan:

   1) Pengertian barang dan jasa sebagai alat pemuas kebutuhan
Alat pemuas kebutuhan manusia terdiri atas barang dan jasa. Setiap hari manusia membutuhkan dua alat pemuas kebutuhan tersebut. Walaupun sama-sama sebagai alat pemuas kebutuhan  kedua alat pemuas kebutuhan tersebut memiliki pengertian yang berbeda. Barang adalah alat pemuas kebutuhan yang berwujud misalnya nasi untuk memenuhi kebutuhan pangan.adapun jasa adalah alat pemuas kebutuhan yang tidak berwujud misalnya jasa dokter untuk memenuhi kebutuhan kesehatan.


   2)      Jenis barang


     a.       Barang menurut cara memperoleh
·         ·   Barang bebas adalah barang yang tersedia dalam jumlah banyak. Contoh, udara, matahari, pasir. 
·         ·    Barang ekonomi adalah barang yang untuk memperolehnya memerlukan sejumlah pengorbanan           tertentu. Contoh, untuk memperoleh buku kita harus membeli.


b.      Barang menurut cara pemakaian
·         ·  Barang komplementer adalah barang pemuas kebutuhan yang akan bermanfaat jika digunakan bersama-sama dengan barang lain. Contoh sepeda motor tidak akan dapat berjalan jika tidak ada bahan bakar.
·         ·  Barang subtitusi adalah barang pemuas kebutuhan yang pemakaiannya dapat menggantikan barang lain.contoh, nasi dengan singkong.



c.       Barang menurut cara pengerjaan
·         ·  Barang mentah adalah barang yang belum mengalami prosesproduksi. Contoh, batu bara, biji besi.
·         ·  Barang setengah jadi adalah barang hasil pengolahan bahan mentah,
·         tetapi belum merupakan produk akhir dan masih akan diolah. Contoh, benang.
·         ·   Barang jadi adalah barang siap dipakai untuk memenuhi kebutuhan manusia. Contoh, sepatu,baju.


d.      Barang menurut bentuknya

·           Barang tetap adalah barang yang secara wujud fisik tetap bentuknya dan tidak bergerak atau berpindah.contoh, gedung, pabrik.
·           Barang bergerak adalah barang yang secara wujud fisik tetap bentuknya tetapi dapat berpindah tempat. Contoh, mobil.


e.      Barang dari segi kemakmuran rakyat

·            Barang superior, semakin tinggi tingkat kemakmuran rakyat, semakin besar pula permintaan terhadap suatu barang, seperti TV, Video, Mobil mewah dan sebagainya.
·           Barang Interior, semakin tinggi tingkat kemakmuran rakyat semakin kecil permintaan terhadap suatu barang. Misalnya gaplek, jagung.

f.       Barang dari segi penggunaan

·           Barang konsumsi merupakan barang yang dapat langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Barang konsumsi dapat dibedakan menjadi 2 bagian yaitu: Barang Konsumsi tidak tahn lama, seperti makanan. Barang Konsumsi tahan lama, seperti pakaian yang dapat digunakan lebih dari satu kali.
·           Barang produksi merupakan barang yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia secara tidak langsung. Barang produksi dibedakan menjadi 2 jenis yaitu: Barang produksi tidak tahan lama, seperti bahan mentah dan bahan baku. Barang produksi tahan lama, seperti cangkul, mesin-mesin, peralatan pabrik dan gedung.


 Kegunaan Benda
Suatu barang/ benda mempunyai
baca selengkapnya....
    nilai guna karena dapat digunakan sebagai alat pemuas kebutuhan, sehingga nilai kegunaannya dapat direkayasa. Kegunaan benda dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

a. Utility of form
Suatu benda akan bertambah kegunaannya apabila bentuk benda tersebut diubah dari bentuk asalnya. Contoh: sebidang kayu akan lebih berguna bila dibuat kursi dan meja.


    b. Utility of place
Suatu benda akan bertambah kegunaannya apabila diindahkan dari suatu tempat ke tempat yang lain. Contoh: surplus hasil panen di suatu daerah mungkin akan terbengkalai karena tidak laku dijual di daerah tersebut dan bahkan menjadi busuk. Namun apabila hasil panen itu dipindahkan ke tempat lain, suatu daerah yang kekurangan, maka nilai kegunaannya aka bertambah.


    c. Utility of time
Suatu benda akan bertambah kegunaannya bila dikaitkan dengan waktu penggunan benda tersebut. Contoh: jas hujan akan berguna pada musim hujan.


    d. Utility of possessio/ ownership
Suatu benda akan meningkat kegunaannya bila terjadi perpindahan kepemilikan/ dimiliki orang yang tepat. Contoh: kamar hotel akan berguna bila disewa orang.


B. MASALAH KELANGKAAN



Pengertian Kelangkaan

Kelangkaan adalah suatu keadaan saat manusia ingin mengonsumsi jauh lebih banyak dari apa yang diproduksi atau suatu keadaan saat apa yang diinginkan manusia jauh lebih banyak dari yang tersedia.

Kelangkaan bukan berarti segalanya sulit diperoleh atau ditemukan. Kelangkaan juga dapat diartikan alat yang digunakan untuk memuaskan kebutuhan jumlahnya tidak seimbang dengan kebutuhan yang harus dipenuhi.

Kelangkaan mengandung dua pengertian :
            a. Alat pemenuhan kebutuhan tidak cukup untuk
                memenuhi kebutuhan.
            b. Untuk mendapatkan alat pemuas kebutuhan
                memerlukan pengorbanan yang lain.
 Masalah kelangkaan selalu dihadapi merupakan masalah bagaimana seseorang dapat memenuhi kebutuhan yang banyak dan beraneka ragam dengan alat pemuas yang terbatas. 

Dalam menghadapi masalah kelangkaan, ilmu ekonomi berperan penting karena masal ekonomi yang sebenarnya adalah bagaimana kita mampu menyeimbangkan antara keinginan yang tidak terbatas dan alat pemuas kebutuhan yang terbatas.

Menurut ilmu ekonomi, kelangkaan mempunyai dua makna, yaitu:
a. terbatas, dalam arti tidak cukup dibandingkan dengan banyaknya kebutuhan manusia.

      
      b. terbatas, dalam arti manusia harus melakukan pengorbanan untuk memperolehnya.

Jadi dapat disimpulkan bahwa kelangkaan adalah suatu keadaan dimana kehidupan manusia yang tidak terbatas dihadapkan dengan alat pemuas yang terbatas.


Faktor Penyebab Kelangkaan
a.   Internal Factors
• Sifat selalu tidak puas terhadap apa yang sudah dimiliki/dipuaskan.


•  Sifat tamak/serakah, yaitu menimbun kekayaan sebanyak-banyaknya.
•  Ketidakmampuan manusia dalam memproduksi/menguasai teknologi
•   Kebutuhan manusia yang terus meningkat
•   Pertambahan penduduk yang terus meningkat

b.      External Factors
•   Bencana alam
•   Perang
•   Wabah penyakit
•   Kebijakan pemerintah yang tidak tepat
•   Persedian sumber daya alam terbatas.



   Kelangkaan atau keterbatasan yang merupakan tantangan yang harus dilakukan dalam proses pembangunan ekonomi, dan pokok permasalahan ekonomi yang dihadapi dalam usaha pembangunan ekonomi nasional.

   Keterbatasan sumber daya ini dapat dirinci sebagai berikut:
a. Kekurangan Dana
b. Kekurangan Skill
c. Struktur Ekonomi Yang tidak Sseimbang

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons